Rumus & Contoh Resistor Sebagai Penurun Tegangan


Advertisement
Contoh resistor sebagai penurun tegangan dapat kita lihat berdasarkan rumus resistor yang akan menentukan besarnya tegangan keluaran setelah melewati resistor tersebut. Resistor adalah komponen pasif yang pemasanganya dapat terbalik karena memang tidak memiliki polaritas. Fungsi resistor adalah sebagai penghambat tegangan, nah dari prinsip kerja inilah kemudian dalam penggunaanya resistor dapat difungsikan sebagai penurun tegangan sehingga diperoleh besar tegangan sesuai yang kita inginkan.

Namun perlu diperhatikan pula untuk menurunkan tegangan dengan resistor ini sebaiknya digunakan untuk tegangan kecil saja, yang juga memiliki arus kecil. Karena kalau arus terlalu besar maka dapat dipastikan resistor tersebut akan terbakar atau putus karena tidak kuat menahan aliran arus yang besar.

Kita ambil contoh pada tegangan 12 volt DC, ingin diturunkan menjadi 3 volt DC untuk keperluan menyalakan LED. Maka cara mencari rumusnya adalah sebagai berikut:

R = (VS-VF): IF
R = (12V-3V): 0,01A

Jadi nilai R adalah R = 9:0,01, yaitu 900 ohm

Disini dapat kita lihat kalau untuk menurunkan tegangan 12 volt DC agar menjadi 3 volt maka digunakan resistor dengan nilai 900 ohm. Kalau tidak ada nilai tersebut maka dicari yang paling mendekati misalnya 860 ohm.

Advertisement

{ 1 Comments... read them below or add one }

Joe Ismail said...

wah, jadi ingat pelajaran Fisika jaman sekolah dulu

Post a Comment