Ciri Ciri Listrik AC dan DC


Advertisement


Listrik yang kita kenal ada dua macam, yaitu listrik AC dan DC. Lebih tepatnya mengenai ciri ciri listrik AC dan DC ini akan kita bahas dalam uraian dibawah. Mengenai pengertian listrik AC maupun DC akan kita ulas secara ringkas saja. Tegangan listrik AC disebut juga sebagai listrik bolak-balik, ini karena tegangan listrik AC tidak memiliki kutub positif maupun negatif, kalau dilambangkan dengan grafik maka akan terlihat tegangan AC grafiknya adalah bergelombang naik turun.

Sedangkan listrik DC disebut juga sebagai listrik searah, hal ini karena tegangan listrik DC megalir dari kutub positif ke kutub negatif.

Ciri khusus listrik AC (alternating curent) adalah memiliki frekuensi 50Hz, yang biasanya besar tegangannya dalam kisaran 110-240 volt. Sebagai contohnya dapat kita lihat pada listrik PLN, dinamo, atau generator AC. Listrik AC juga dapat ditandai dengan adanya 3 kabel, yaitu phase dan netral, serta ground.

Sedangkan ciri ciri listrik DC (direct curent) dapat dilihat dari adanya kutub positif dan kutub negatif, yang kalau dihubungkan kedalam rangkaian tertutup menggunakan beban maka akan menghasilkan beda potensial atau disebut juga dengan tegangan jepit.

Contoh sumber litrik DC adalah batu baterai, akumulator.

Advertisement

{ 0 Comments... read them below or add one }

Post a Comment