Cara Service Power Amplifier 18 Watt


Advertisement


Kerusakan power amplifier yang sering terjadi adalah terbakar pada bagian transistor penguatnya, seperti pada power OCL 150 watt yang sering mengalami mati dibagian jengkolan maupun pada resistornya.

Kalau power amplifier tersebut menggunakan mosfet sebagai penguat, maka pada bagian mosfet tersebut yang sering mati. Tapi untuk amplifier dengan daya rendah misalnya 18/ 36 watt, bagian powernya biasanya hanya menggunakan IC.

Jadi kalau mengalami kerusakan misalnya tidak mengeluarkan suara, yang sering mati adalah IC tersebut. Saya ambil contoh pada mini power amplifier 18 watt yang menggunakan IC TDA820M, dengan kerusakan tidak ada suara pada speaker.

IC TDA820M

Setelah semua tegangan ci ukur ternyata tidak ada yang bermasalah, dan komponen lain juga masih bagus semua. Akhirnya jalan satu-satunya adalah dengan mengganti IC powernya, IC power TDA820M adalah IC penguat yang memiliki daya keluaran rendah, bentuk fisik memiliki 8 pin.

Setelah IC TDA820M diganti, ternyata power amplifier sudah dapat menyala normal kembali.

Advertisement

{ 0 Comments... read them below or add one }

Post a Comment