Penyebab Rasa Sakit Di Ulu Hati


Advertisement


Apakah anda pernah mengalami rasa nyeri di ulu hati? Kadang kita dibuat panik dengan apa sebenarnya penyebab rasa sakit di ulu hati ini. Rasa nyeri atau sesak di ulu hati adalah hal umum yang setiap orang pasti pernah mengalaminya. Rasa sakit ini bisa hanya sementara, namun bisa juga berkelanjutan dan tidak kunjung sembuh.

Kalau sakit di ulu hati atau dirongga dada menjadi berkepanjangan, itu mungkin karena anda terkena penyakit gangguan lambung atau sering disebut sakit maag. Tentang sakit maag ini juga merupakan penyakit umum yang sering menyerang banyak orang, dan biasanya mereka yang terkena sakit maag tidak begitu serius merasakannya.

Tapi kalau sakit maag berkepanjangan sampai menjadi ulcer atau timbul luka di lambung, ini yang berbahaya. Oleh sebab itu apabila anda mengalami rasa sakit di ulu hati sebaiknya diperhatikan dengan cermat, apakah mungkin anda terkena maag? Kalau memang benar, maka perlu segera mendapatkan perawatan yang memadai dari dokter.

Seperti yang pernah saya derita dulu, penyakit maag yang berkepanjangan sampai setahun lebih. Dan bahkan sekarang ini sudah agak-agak mulai terasa maag saya akan kambuh. Beberapa artikel yang pernah saya tulis berkaitan dengan sakit maag yang saya derita dapat anda baca dibawah ini:

  1. Aku Dan Sakit Maag
  2. Penyakit Sakit Maag
  3. Obat Sakit Maag
  4. Manfaat Kunyit Sebagai Obat Alami
  5. Telur Ayam Kampung Sembuhkan Sakit Maag

Jadi kalau anda mengalami rasa nyeri di ulu hati mungkin disebabkan oleh produksi asam lambung yang meningkat, yang pada akhirnya berkaitan dengan penyakit maag.

Advertisement

{ 3 Comments... read them below or add one }

Meutia Halida Khairani said...

hmm agak berbeda mungkin dgn saya.. asam lambung meningkat membuat perut saya kembung. dulu pas kuliah ada sih sampe sakit di ulu hati, tp sekarang udah sembuh total kayaknya :D

Fahmi said...

bagaimana cara menyembuhkannya gan??

Dwi said...

@ Fahmi: kalau masih dalam gejala ringan bisa mengkonsumsi air rebusan kunyit, tapi kalau sudah serius sebaiknya berkonsultasi ke dokter.

Post a Comment