Kisah Si Nenek: Meninggal Dunia Di Ladang, Baru Di Temukan Setelah 2 Hari


Advertisement
Ini adalah kisah nyata dari salah seorang warga tetangga desa saya. Dia adalah seorang nenek tua, yang hanya tinggal sendirian di rumah, sedangkan kelima anaknya masing-masing sudah berkeluarga dan merantau jauh darinya. 

Kasihan si nenek, di saat usianya yang sudah senja dia harus tinggal sendirian dan mengurus segala keperluan hidup sendiri. Memang banyak tetangga, tapi perhatian dan kasih sayang dari anak-anaknya sepertinya jarang dia dapatkan. 

Walaupun sudah tua, si nenek tetap tegar dan melakukan segala sesuatu sendiri, layaknya orang yang masih muda. Tiap hari dia masih ke ladang, mencari rumput untuk ternak peliharaannya.

Hingga pada suatu hari yaitu kemarin, para warga di sekitar rumahnya curiga karena sejak dari semalam keadaan rumah nenek gelap dan pintunya juga tertutup rapat. Akhirnya di ketahui, bahwa rumah si nenek sudah kosong.

Entah kemana perginya si nenek, di tengah gelap malam para warga sekitar sibuk mencari nenek yang menghilang. Di lereng gunung, di ladang, di mana nenek biasa pergi, semua di sisir oleh penduduk setempat.

Hingga akhirnya pencarian pun berakhir saat salah seorang warga memekik kencang, memberitahukan kalau dia sudah menemukan nenek., dibawah sana, nenek terbujur kaku di antara bebatuan gunung yang terjal. Serentak warga pun panik, dengan berbagai ekspresi mereka menghampiri nenek dan membawa nenek yang sudah meninggal turun dari gunung menuju kerumahnya.

Kasihan nenek, dia meninggal dunia tanpa di ketahui siapa pun, waktu naik gunung nenek mengenakan kain kebaya,  ada bekas luka di kepala nenek, dan darah yang sudah kering melekat di hidungnya. Sepertinya nenek terjatuh dan tidak ada yang menolong, beliau meninggal sudah satu hari yang lalu tanpa ada yang tau. Ketika ditemukan, banyak semut mengerumuni jasadnya.

Semalam saat saya ke rumah nenek, saya sangat terharu ketika salah seorang warga menceritakan tentang keseharian nenek sampai beliau di temukan sudah meninggal. Berbahagialah kita yang masih di beri kesempatan bersama ibu-bapak, mari kita jaga beliau dengan baik.


Advertisement

{ 7 Comments... read them below or add one }

Meutia Halida Khairani said...

huuuuu, jadi sediiihh T_T
teringat orang tua saya jaauh di aceh. anaknya ada 4 tp pada ngga ada di sisi mereka semua T_T

Vivieck said...

wah....
kurang ajar tuh anak2nya,,,,
kasian si nenek.....

Gaphe said...

ya Tuhan, kasihan banget si nenek.. hemm masa anaknya tega berbuat seperti itu sih?..

r10 said...

mati sendirian itu menakutkan, krn itu mari memohon perlindungan-Nya

Blue.Net said...

kasihan gan si nenek dia tggal sndirian tnpa ada yang menemani
jadi terharu baca cerita nya
T_T

Blue.Net said...

kasihann gan si nenek itu dia di rumah sndirian gk ada yg menemani
tidak ada seorang pun yg menemani si nenek
cerita nya sedih bgt gan
T_T
oh iya ini kisah nya di desa mana gan

Dwi Jo said...

@ Blue.Net: Ini kejadian di daerah Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta.

Post a Comment