Rintik Hujan (Di Hati)


Advertisement

Entah mengapa rintik hujan belum juga berhenti, mungkin karena memang lagi musimnya atau Tuhan sengaja menyejukkan bumi ini yang terasa semakin panas. Disore ini, rintik hujan menciptakan suasana tersendiri ditempat terpencil yang tidak penting ini.

Memandang langit yang kelabu membuat pikiran melayang mengingat hal-hal yang berkaitan dengan rintik hujan. Hal yang sendu, hal yang membawa lamunan, antara harapan dan penyesalan yang semakin samar oleh kenangan.

Rintik hujan, dinginnya meresap kehati yang semakin kering ini, ia seperti dahaga dalam kegersangan dan selalu menantikan rintik hujan menyiram.

Hati, aku coba menyusuri kedalamnya, mencari tau apa sebenarnya yang sedang terjadi disana. Dan yang kutemukan, kelam. Sejuta resah menumpuk didalamnya, disudut yang gelap aku dapati secercah cahaya putih yang semakin tenggelam oleh debu-debu kemunafikan dan keangkuhan.

Aku berfikir, apakah putih itu mampu bertahan disana? sedangkan setiap saat debu-debu hitam itu terus berkembang biak dan menggerogotinya.

Pikiranku berkecamuk, tak kuasa aku menyaksikan si putihku yang semakin kelam dan redup. Mungkinkah rintik hujan itu akan sampai kesana? Mengguyur dan membersihkan debu-debu laknat didalamnya?

Aku kembali menoleh, disudut yang gelap itu kulihat si putih meronta-ronta didalam cengkeraman lumpur hitam yang semakin menggunung, sayup-sayup kudengar suaranya.. "tolong.., selamatkan aku...".

Advertisement

{ 7 Comments... read them below or add one }

Adit Mahameru said...

membangkitkan ide artikel ttg hujan..hhh..thx ya mas bro

Dwi said...

haha.., sekedar merenung sejenak mas..

Djangan Pakies said...

Kang Adit + Kang Dwi janjian berhujan-hujan nih.
...
yang mau diselamatkan siapa tuh Kang

Dwi said...

@ Djangan Pakies: lagi kompak nih Pak Ies, haha..

yang mau diselamatkan hati nurani Pak Ies.. (sok puitis mode:on)

rezKY p-RA-tama said...

dari dulu pengen bisa merangkai kata2 kayak gini
eh
malah gak keluar2 ini ide,,,
repot2
berkunjung,,,
tasukete
selamatkan aku
eheh

ingin tahu said...

manteb...

Pakeko said...

Hmmmm.... tulisan yang bagus, hingga tak bisa berkomentar!

Post a Comment