FACEBOOK: Nyari Teman Apa Koleksi Teman?


Advertisement
Selamat siang sobat semua, pagi menjelang siang tepatnya hehe.. Belakangan ini saya agak bolong-bolong nulis blog, dikarenakan alasan klasik (sibuk sama kerjaan) dan juga sibuk ngurusin tuyul-tuyul online peliharaan hehe. Ok, kali ini kita akan ngomongin tentang Facebook, pasti sobat semua sudah tidak asing lagi dengan jejaring sosial pertemanan yang satu ini.

Facebook sepertinya memang sudah mewabah dikalangan masyarakat, pemakainya tidak terbatas usia, mulai dari kanak-kanak sampai orang tua semua aktif menggunakan Facebook. Saya sendiri sebenarnya tidak begitu minat dengan Facebook, walaupun banyak teman di Facebook tapi dalam berkomunikasi masih terbatas dengan teman yang benar-benar sudah kenal.

Jadi, apa keuntungannya memiliki banyak teman di Facebook? Menurut saya keuntungannya adalah "merugikan". Loh, keuntungan koq merugikan gimana kang? Ya bayangin aja kalau sobat memiliki 4000 teman misalnya, pasti update feed dari dasboard Facebook akan sangat cepat.

Bisa jadi status dari teman special yang sobat tunggu-tunggu tenggelam oleh status teman sobat yang banyak tadi. Belum lagi kalau sobat kena tag foto atau iklan misalnya, padahal sobat tidak menginginkannya, pasti sangat mengganggu kan?

Saya pernah membaca tulisan dari profil salah satu teman Facebook, maaf saya sudah lupa namanya, tulisan tersebut kurang lebih bunyinya begini "Facebook? ga perlu banyak teman, yang penting ada teman". Kalau dipikir ada benarnya juga tulisan tersebut, buat apa banyak-banyak teman, toh kita sendiri sangat jarang berkomunikasi dengan mereka.


Kalau kang Adit (Belantara Indonesia) pernah nulis diblognya bahwa Facebook hanya sekedar untuk jual tampang saja, saya setuju dengan tulisan kang Adit tersebut, karena saya termasuk yang jualan tampang di Facebook, biarpun ga laku-laku hehe..

Lain halnya dengan mbak Hap's, saya pernah membaca di blognya bahwa mbak Hap's memutuskan untuk tidak lagi menggunakan Facebook, alasannya selain rasa malas juga solidaritas mbak Hap's yang tinggi sebagai sesama muslim dengan umat muslim di Palestina, yang terkait dengan kepemilikan Facebook untuk sumbangan misil Israel ke Palestina. Wah, coba kalau semua umat muslim mampu bersikap seperti mbak Haps, pasti akan memberikan dukungan yang besar untuk sahabat-sahabat kita di Palestina.

Nah, itu tadi beberapa pendapat mengenai Facebook, tulisan ini hanya sekedar opini, dalam kenyataannya tergantung sobat sendiri dalam memanfaatkan Facebook, untuk mencari teman, untuk koleksi teman, untuk menjadi artis di Facebook, atau untuk berbisnis, itu semua terserah sobat.

Advertisement

{ 5 Comments... read them below or add one }

Pakeko said...

1st!
Facebook: Mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat!

Dwi said...

benar Pak, yang jauh terasa dekat dan yang dekat terasa jauh, whahaha.. gimana to,,

wiwik said...

ck..ck..ck... ada betulnya tuh.... hehe....

KlikInet said...

Kalo saya sendiri melihat sisi positifnya saja gan. Dengan banyak teman (mengoleksi teman), artikel-artikel yang saya submit ke facebook lebih banyak yang baca.

Pendapat saya ini sejalan dengan pemikiran para pelaku bisnis online yang mengatakan banyak teman berarti banyak rezeki. Alasannya adalah jaringan semakin besar yang memberi efek jangkauan promosi yang semakin luas.

Jadi, bagi yang tidak bisa memanfaatkan facebook buat kepentingan kita sendiri, ya negatif. Tapi bagi orang yang bisa mengelolanya tentu menguntungkan. Tergantung kita lah

Adapun soal solidaritas, itu soal lain. Toh kita juga sebagai sesama muslim tidak bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di palestina.

Salam kenal dari saya

Adit Mahameru said...

heheheh...thank u mas atas link nya dan dgn begitu: di ijinkan!...kwkkwkwkkww

Post a Comment