Catatan Seorang Kuli Panggul


Advertisement
Saya seorang pekerja, pekerja kasar lebih tepatnya. Saya sering menyebut profesi saya ini sebagai 'seorang kuli panggul', memang bukan kuli panggul dalam kenyataannya yaitu orang yang bekerja menjadi kuli dipasar atau mengangkat barang orang lain kemudian diberi upah sekedarnya, tetapi kurang lebih pekerjaan saya ini hampir sama dengan profesi kuli panggul tersebut.

Gue banget.. (sumber: google.com)

Saya baru sadar, selain profesi angkat-angkat ternyata saya juga memiliki hobi lain yaitu menulis dan membaca, nah untuk menulis tentu saja saya memerlukan sebuah media untuk mencurahkannya. Maka dari itu disini saya mencoba membuat sebuah catatan untuk seorang kuli panggul, jadi jangan kaget kalau dalam catatan saya ini yang dibahas bermacam-macam, tetapi yang saya tekankan adalah hal-hal yang berhubungan dengan profesi saya.

Ayo semangat-semangat (sumber: google.com)

Dalam menulis saya tidak terbatas pada topik tertentu, lebih kepada mood yang hinggap sebenarnya. Kadang ngomong serius, kadang mengambil topik yang nyantai. Namanya juga seorang kuli, moodnya pasti berubah-rubah. Tapi bagaimanapun saya akan terus mengoptimalkan media yang telah saya buat ini dengan sebaik-baiknya, kalau bisa dapat memberikan manfaat kepada orang lain, minimal sebagai pembelajaran bagi saya sendiri.

Advertisement

{ 6 Comments... read them below or add one }

wits said...

Maksudnya jadi profesinya apa?ya, apapun profesi itu yg penting bertanggungjawab ya..

Dwi said...

lebih tepatnya kuli pabrik :D,, iya bener, apapun profesinya yang penting bertanggungjawab n halal.

Gaphe said...

waah ya jangan merendah gitu Dwi..

kamu bilang kamu kuli panggul, tapi orang lain belum tentu bilang gitu loh!.
yang penting adalah bagaimana kita menilai diri kita penting

#sok bijak ya gw?

Dwi said...

>> Gaphe: Bijak dan benar,, memang minimal kita sendiri yang menilai diri kita , agar dapat menciptakan aura positif yang akan berpengaruh pada performa kita nantinya (tambah sok bijak hehe..)

mungkin karena kebiasaan adat Jawa mas, bukan merendah tapi lebih nyaman dengan perkataan tersebut.

hamster said...

Yang pasti semua pekerjaan saling keterkaitan, tanpa kuli panggul, export-import ga mungkin berjalan, intinya adalah tetap semangat dalam bekerja

Dwi Jo said...

@ Hamster: benar mas, mereka yang besar tak kan kuat tanpa dukungan yang kecil, semangat!

Post a Comment