Karena susahnya kerusakan komputer yang harus dibenerin, si bos sering komplain, koq outputnya sedikit, atau koq barangnya ga jadi alais mentok semua. Dan otomatis yang terkena paling banyak omelan ya bagian repair, karena barang yang mau diproses semua berasal dari repair.
Sambil bekerja, karena saking pusingnya benerin monitor ga jadi-jadi, salah satu temenku nyeletuk "kalau mau ya kayak gini, kalau ga mau ya sudah mas, soalnya aku bukan superman, tapi suparman". Memang temenku yang ngomong itu namanya Suparman, yang berasal dari Nglipar, Gunungkidul, Yogyakarta, satu daerah sama saya. Ya jelas saja bukan Superman, wong namanya Suparman.. wkwkwk..
Dan pak Bambang, kepala bagian teknisi menenangkan "ga apa-apa mas, semampunya saja, yang penting kita sudah berusaha maksimal. Namanya juga manusia pasti banyak kekurangannya. Kalau bos mau marah itu urusan dia, saya juga tidak keberatan kalau harus berhenti kerja dari sini".
"Iya mas, rencana saya sih kalau disini ga ada perkembangan mendingan saya pulang kampung saja, mau angon bebek" kata mas Parman lagi. Memang waktu itu pabrik tempat saya bekerja gajinya masih belum UMR, sehingga para pekerjanya juga banyak yang malas-malasan.
Itu delapan tahun yang lalu, berbeda dengan sekarang, sekarang pabriknya sudah maju. Dan kabar terakhir yang saya dengar, teman-teman sekerja saya dulu sudah hengkang semua, digantikan orang baru, dan mas Parman kesampaian juga angon bebek dikampung.

2 Comments:
hahaha, iya yah. kalo tugas udah ngga sanggup lagi kita lakukan ya bilang aja, saya bukan superman.. hihihi
kalo saya blg gitu, bisa diomelin sama atasan.
whaha.., jangan sampai ditiru mbak, bisa-bisa dituduh nge-les dari kewajiban.. :D
Post a Comment