Bungaku Ditaman


Advertisement


 Bungaku berseri ditaman
Semerbak wanginya
Senyum menggoda
Itu dahulu kala

Bungaku ditaman
Kini layu tak bermaya
Hanya kuncup yang tersisa

Oh bungaku
Mengapa engkau layu
Tinggalkan aku
Sendiri menunggu



Advertisement

{ 6 Comments... read them below or add one }

ingin tahu said...

hmmmm.....tenangkan hatimu....!!!

Dwi said...

iya ko,, mau jualan bunga ini ceritanya.. :D

Zico Alviandri said...

jangan terlalu larut dalam kesedihan. kalau bertemu bunga lain yang diterima hati, jangan lupa untuk menemaninya selalu, agar tidak layu seperti bunga sebelumnya :)

Tip Trik Blogger said...

salam sahabat
kunjungan siang
met beristirahat aja

Sukadi Brotoadmojo said...

Walaupun sekarang layu tapi minimal dia pernah indah Mas... :)

Dwi said...

@ Zico Alviandri: amin.., semoga saya bisa menerapkannya sob,

@ Tip Trik Blogger: sama-sama sobat,

@ Sukadi Brotoadmojo: iya mas, cukup dikenang aja.. :D

Terimakasih.

Post a Comment