Artefak Tiongkok Ditemukan di Perairan Cirebon


Advertisement
Sejumlah artefak hasil pengangkatan muatan asal kapal yang tenggelam di perairan Cirebon sudah bisa dinikmati masyarakat. Sebanyak 976 di antara total 272 ribu artefak asal Tiongkok dan zaman kekhalifahan Fatimiyah itu sudah dipajang di Museum Nasional atau Museum Gajah di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta."Sebagian sudah diseleksi. Barang-barang itu sudah dimasukkan di Museum Nasional dan sudah dipajang," kata Dirjen Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Hari Untoro Drajat di Jakarta kemarin (8/5)

Harta karun dari kapal yang diperkirakan tenggelam pada tahun 969-971 tersebut adalah benda-benda yang terpilih sebagai koleksi negara di antara 272 ribu artefak yang ditemukan."Kalau misalnya ada 100 ribu mangkuk, kami ambil beberapa buah untuk mewakili," katanya.

Selain di Museum Nasional, 50 item artefak telah menjadi koleksi Museum Kapal Samudra Raksa, kompleks taman wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Artefak yang diduga berasal dari masa Dinasti Tang di Tiongkok itu disimpan di ruang pamer dua. Sebanyak 50 artefak tersebut terdiri atas guci, mangkuk, piring, cangkir, ketel, beberapa rempah, dan sebuah papan potongan kapal. Kondisi mayoritas artefak tidak sempurna karena pecah sebagian atau berkerak akibat ratusan tahun terendam air laut.

Museum Samudra Raksa menjadi salah satu tempat untuk memamerkan artefak bernilai tinggi itu. Sebab, di salah satu relief bagian arupadhatu Candi Borobudur ditemukan gambar kapal yang sama dengan bentuk kapal yang diangkat di perairan Cirebon itu. Sekretaris Panitia Nasional Benda Muatan Asal Kapal Tenggelam (BMKT) Sudirman Saad menam­bah­kan akan bertemu dengan wakil badan dunia UNESCO di Bali pada Senin (10/5). BMKT bakal menagih komitmen badan dunia tersebut terhadap konservasi artefak bawah laut. "Apakah mereka akan membantu pendanaan, technical assistant, atau apa, kita lihat komitmen mereka," papar dia. Sebelum lelang dihelat, UNESCO memang mempertanyakan mekanisme dan regulasi pengangkatan artefak tersebut.
sumber: jawapos.co.id

Advertisement

{ 0 Comments... read them below or add one }

Post a Comment