Beberapa Kekurangan HP Nokia Asha 210


Dibalik desain yang fresh dan menarik, HP Nokia Asha 210 memunyai banyak fitur yang akan membuat penggunanya merasa nyaman dan tidak akan bosan dalam menjalani aktifitas harian. Dari pengalaman saya menggunakan HP ini, memang banyak kelebihan yang ditawarkan dengan harga yang relatif bersahabat untuk kelas handphone merk Nokia.

Misalnya adanya kemudahan dalam akses internet dan social media yang sudah tersedia, sehingga tidak perlu repot instal sana-sini ketika kita akan memanfaatkan fitur tersebut. Juga untuk kelebihan lainnya adalah adanya dua slot SIM card yang memudahkan bagi pengguna untuk memasang dua nomor HP sekaligus. Ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri mengingat sekarang trend media menuntut kita untuk memiliki lebih dari 1 nomor HP.

Nah disini kita akan membahas tentang beberapa kelemahan Nokia ASha 210 yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi. Untuk urusan fitur memang HP ini sudah sangat memenuhi syarat, membuat kita merasakan sensasi keypad qwerty yang lebih nyaman digunakan untuk menulis SMS. Namun desain keypad yang cenderung 'renggang' rasanya menjadi sering tergelincir ketika mengetik, dalam hal ini saya rasa keypad Asha 210 lebih buruk untuk urusan mengetik, tidak seperti keypad E71 yang tetap bandel meskipun termasuk HP keluaran lama.

Kekurangan HP Nokia Asha 210

Melihat pada bahan casing yang digunakan juga demikian, sepertinya kini Nokia lebih banyak menggunakan bahan sejenis plastik yang rentan akan kerusakan. Tidak seperti pendahulunya yang menggunakan bahan solid dan kuat.

Untuk kecepatan pemakaian, saya rasa wajar untuk HP sekelas Asha 210 memiliki kecepatan yang memadai ketika digunakan untuk membuka aplikasi atau internetan. Hanya loading yang sedikit lama ketika membuka ata menutup aplikasi mungkin akan membuat pengguna merasa bosan.

Demikian sedikit tulisan tentang pengalaman menggunakan HP Nokia Asha 210 berdasarkan pengalam pribadi. Sepertinya Nokia Asha kini harus berjuang lebih keras mengimbangi demam HP Android yang kian menjamur.

Rumus & Contoh Resistor Sebagai Penurun Tegangan


Contoh resistor sebagai penurun tegangan dapat kita lihat berdasarkan rumus resistor yang akan menentukan besarnya tegangan keluaran setelah melewati resistor tersebut. Resistor adalah komponen pasif yang pemasanganya dapat terbalik karena memang tidak memiliki polaritas. Fungsi resistor adalah sebagai penghambat tegangan, nah dari prinsip kerja inilah kemudian dalam penggunaanya resistor dapat difungsikan sebagai penurun tegangan sehingga diperoleh besar tegangan sesuai yang kita inginkan.

Namun perlu diperhatikan pula untuk menurunkan tegangan dengan resistor ini sebaiknya digunakan untuk tegangan kecil saja, yang juga memiliki arus kecil. Karena kalau arus terlalu besar maka dapat dipastikan resistor tersebut akan terbakar atau putus karena tidak kuat menahan aliran arus yang besar.

Kita ambil contoh pada tegangan 12 volt DC, ingin diturunkan menjadi 3 volt DC untuk keperluan menyalakan LED. Maka cara mencari rumusnya adalah sebagai berikut:

R = (VS-VF): IF
R = (12V-3V): 0,01A

Jadi nilai R adalah R = 9:0,01, yaitu 900 ohm

Disini dapat kita lihat kalau untuk menurunkan tegangan 12 volt DC agar menjadi 3 volt maka digunakan resistor dengan nilai 900 ohm. Kalau tidak ada nilai tersebut maka dicari yang paling mendekati misalnya 860 ohm.

Komponen Elektronika yang Pemasangannya Boleh Terbalik


Kali ini kita akan membahas tentang apa saja komponen elektronika yang pemasangannya boleh terbalik alias dapat dipasang bolak-balik. Ada jenis komponen elektronika yang memiliki polaritas dan ada yang tidak memiliki polaritas atau kutub negatif dan positif, sehingga komponen yang tidak memiliki polaritas (non polar) ini tidak masalah apabila terpasang bolak balik.


Berikut ini pembahasan tentang apa saja komponen yang bisa dipasang bolak-balik tanpa memperhatikan polaritasnya:

Resistor, resistor yang dimaksud disini adalah resistor yang memiliki gelang warna. Komponen ini termasuk komponen pasif dan dapat dipasang terbalik. Terkecuali apabila kita menginginkan urutan pemasangan dengan memperhatikan gelang warnanya, maka perlu disesuaikan ketika memasangnya. Saya sudah pernah menulis tentang resistor, silahkan baca disini:



Capasitor non polar, yaitu komponen elektronika yang memiliki nilai kapasitas tertentu sesuai dengan angka yang tertera pada body kapasitor tersebut. Ada banyak jenis kapasitor, namun yang dapat dipasang terbalik adalah kapasitor keramik dan mylar

Lilitan atau induktor, lilitan ini ada yang bentuknya mirip dengan resistor yaitu kecil memiliki kode warna. Biasanya berwarna hujau atau biru. Dapat dipasang terbalik. Namun perlu di ingat untuk jenis lilitan yang mempunyai batang ferit ditengahnya harus dipasang berdasarkan polaritasnya, karena akan mempengaruhi rengkain apabila terbalik.

Demikianlah saya tulis 3 jenis komponen elektronika yang dapat dipasang bolak-balik yang mungkin masih ada lagi komponen lain yang bersifat pasif sehingga tidak perlu memperhatikan polaritas ketika memasangnya.

Pengaruh Medan Magnet terhadap Penghantar Berarus Listrik


Bagaimanakah pengaruh medan magnet terhadap penghantar berarus listrik? Apabila dalam rangkaian listrik tertutup terkena medan magnet maka akan dapat menimbulkan gaya yang dapat mempengaruhi rangkaian tersebut. Lantas seperti apakah pengaruh medan magnetik terhadap kawat yang di aliri tegangan listrik?

Pad dasarnya sebuah rangkaian listrik akan menimbulkan medan magnet yang apabila disekitar penghantar tersebut terdapat medan magnet maka akan terjadi pembelokan arah medan magnet.

Contoh: kita dekatkan kompas pada rangkaian berarus listrik dengan maka jarum kompas tersebut dapat membelok dari arah normalnya. Selengkapnya mengenai penyimpangan arah kompas tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Pengaruh Medan Magnet terhadap Penghantar Berarus Listrik

Sedangkan untuk rumusnya dapat kita ambil contoh misalnya pada sebuah kawat lurus yang berarus dan terletak pada sumbu y di aliri arus I. Apabila kecepatan muatan-muatan positif adalah v dan jumlah muatan yang mengalir adalah q selama waktu t, maka Gaya Lorentz F, seperti pada rumus dibawah:

rumus medan magnet

Nah untuk menentukan arah dari gaya Lorentz maka kita menggunakan kaidah tangan kanan yang mana ketika keempat jari dikepalkan dan menunjukkan arah dari v ke B atau I ke B, maka ibu jari menunjukkan arah gaya Lorentz.

Pengertian Menyublim Dan Menghablur


Tentu kita tidak asing dengan istilah membeku, mencair, menyublim, maupun menghablur. Dalam pelajaran di sekolah pasti pernah diterangkan mengenai beberapa istilah tadi, yang semuanya merupakan proses perubahan wujud suatu benda. Apabila kita cermati lebih jauh, ternyata ada dua proses yang tergolong cukup unik yaitu menghablur dan pengertian menyublim.

Nah bagaimana lebiih jelasnya mengenai proses ini, yuk kita simak pada ulasan berikut ini yang sebenarnya adalah sebuah tulisan lama dari tahun 2011 namun saya angkat kembali karena dirasa manfaatnya masih cukup bagus untuk para pelajar yang sedang memerlukan informasi berikut ini.

Arti menyublim adalah perubahan benda/zat dari padat menjadi gas. Menyublim sering disebut juga dengan istilah penyubliman atau sublim. Sedangkan pengertian menghablur atau penghabluran atau hablur adalah kebalikan dari menyublim, yaitu perubahan suatu benda/zat dari gas menjadi benda padat. Yang belum jelas mengenai istilah tersebut dapat membuka kembali buku pelajaran IPA yang mungkin sudah lama tidak dipelajari.

Contoh dari perubahan suatu benda yang mengalami penyubliman adalah kapur barus yang menyublim menjadi gas sehingga baunya dapat tercium oleh kita.

Sedangkan contoh penghabluran pada suatu benda yaitu pada proses pembuatan ammonium sulfat dan ammonium nitrat pada bahan pupuk.