Fungsi Refresh pada Windows

Apakah anda sudah tahu apa itu fungsi refresh pada Windows Explorer atau pada tampilan komputer kita? Hal kecil semacam kegunaan tombol refresh ini kadang kita sepelekan, padahal sebenarnya penting untuk mengetahui semua fungsi dari sistem Windows sebelum kita mengoperasikannya.

Secara sederhana, fungsi refresh pada Windows baik itu Windows XP, Vista, ataupun Windows 7 kegunaannya adalah sama yaitu untuk memperbaharui tampilan dan menyegarkan setelah kita melakukan perubahan.

Fungsi Refresh pada Windows

Sebagai contoh, bisa kita lihat pada petunjuk sederhana berikut ini:
Silahkan buat flder baru di dekstop atau di My Documents, kemudian klik kanan pada folder kosong tersebut dan pilih Properties, beri tanda centang pada Hidden, dan klik OK.

Nah, sekarang dapat kita lihat bahwa folder tersebut masih nampak di dekstop walaupun tadi kita sudah mengganti atribut foldernya menjadi Hidden (tersembunyi). Lalu bagaimana kalau kita  refresh Windows?

Sebelum di refresh, pastikan dulu kalau setingan Windows dalam kondisi default, yaitu opsi Show All Files pada Windows dalam posisi nonaktif.

Sekarang coba anda klik kanan pada dekstop dan pilih Refresh atau tekan tombol F5 pada keyboard. Dan ternyata setelah di refresh, folder tadi sudah tidak nampak di dekstop.

Penyebab TV Samsung 21 inch Rusak Mati Regulator Bunyi cit, cit

Mendapatkan kerusakan televisi kadang cukup beragam dan butuh analisa yang mendalam. Seperti yang pernah saya alami belum lama ini, memperbaiki kerusakan TV merk Samsung Flat 21 inch dengan gejala TV mati dan hanya terdengar suara cit, cit, cit.. terus-menerus saat televisi dihidupkan.

Sebenarnya bukan sekali ini saja saya service TV Samsung flat 21 inch, dulu saya juga pernah memperbaiki TV sejenis dengan kerusakan gambar cuma bergaris kecil di tengah layar. Dan ternyata TV tersebut mengalami kerusakan defleksi yoke, jadi menurut saya jika anda mau membeli TV baru, merk Samsung Flat 21 inch sepertinya dihindari dulu, mengingat daya tahan pakainya kadang pendek. Jika sudah rusak-pun cukup sulit untuk di service, seperti yang akan saya tulis sekarang ini.

Televisi Samsung ini rusak dengan gejala timbul suara cit, cit dari regulator atau power supply. Sementara kondisi TV mati total dan semua tegangan keluaran dari regulator ngedrop.

Awalnya saya curiga dengan salah satu tegangan tinggi yaitu jalur horizontal. Segera saya open sirkuit yang menuju blok horizontal, dan mengukur transistor, flyback, dioda, serta elco tegangan tingginya. Tapi ternyata bagian tersebut tidak mengalami kerusakan, dan dalam kondisi jalur horizontal terbuka tv masih tetap berbunyi ngik, ngik.

Satu-persatu jalur tegangan keluaran dari regulator saya buka, karena untuk mendeteksi kerusakan seperti ini memang cara terbaik adalah mengukur tegangannya satu-satu. Lama sekali saya melakukan pengecekan pada tv ini, hingga pada saat blok vertikal saya open komponennya, bunyi cit2 berhenti.

Namun pada saat saya cek satu-satu, komponen blok vertikal tersebut tidak ada yang mati. Hal seperti inilah yang cukup memusingkan kepala. Hampir putus asa saya memutuskan untuk melakukan pengecekan massal tiap-tiap komponen. Cara seperti ini biasanya saya gunakan pada saat sudah benar-benar tidak menemukan titik terang untuk sebuah kerusakan TV, dan apabila cara tersebut masih tidak berfungsi, maka TV siap-siap dibuang.

Pengukuran komponen saya mulai dari transistor, semua transistor dari semua bagian saya ukur satu persatu. Ternyata tidak ada yang mati. Kemudian diteruskan dengan pengukuran dioda, dan semua dioda dalam keadaan normal.

Selanjutnya adalah mengukur dioda zener, nah ternyata ada salah satu zener 12 volt yang kalau saya lihat sepertinya bocor. Dan setelah zener tersebut saya ganti, ternyata TV dapat menyala kembali. Lega rasanya setelah menemukan kerusakan yang cukup rumit tersebut, padahal saya sering service TV dengan kerusakan sejenis dan kebanyakan tidak menemukan solusi.

Buku Panduan Belajar Teknisi Komputer

Buku Panduan Belajar Teknisi Komputer

Apakah anda ingin belajar komputer? Buku panduan belajar teknisi komputer yang akan saya ulas berikut ini merupakan media yang sangat tepat dan efektif apabila anda ingin menguasai ilmu komputer luar-dalam. Termasuk bagaimana cara memperbaiki laptop, power suppy, printer, serta bagian-bagian dalam komputer yang kadang kita sangat memerlukan pengetahuan tentang hal tersebut.

Di jaman sekarang ini belajar menjadi teknisi komputer tidak harus mengikuti kursus formal yang biayanya sangat mahal, atau bersekolah yang kadang tidak efektif dan tidak sesuai dengan praktek dilapangan.

Lalu bagaimana cara terbaik belajar menjadi seorang yang ahli dalam bidang komputer, khususnya menjadi teknisi komputer yang siap bersaing? Cara paling praktis dan efisien kalau menurut saya adalah dengan memanfaatkan media internet. Melalui internet kita bisa dengan cepat memperoleh ilmu-ilmu yang sudah terbukti dipraktekkan oleh mereka para ahli, termasuk ilmu untuk menjadi teknisi komputer, sehingga anda bisa memperbaiki sendiri kerusakan perangkat komputer tanpa harus keluar biaya ke tukang service.

Bahkan jika anda mau, bisa saja anda mengembangkan ilmu komputer yang sudah ada kemudian membuka bisnis sendiri di bidang komputer khususnya menjadi tenaga ahli atau teknisi komputer. Keren bukan? Memang ilmu bisa kita dapatkan dimana saja asalkan kita mau belajar untuk maju.

Nah, buku panduan belajar teknisi komputer berikut ini merupakan tutorial lengkap tentang cara memperbaiki komputer yang dikemas secara praktis dalam bentuk buku elektronik atau ebook. Dengan kemasan ebook, anda tidak perlu repot karena dengan adanya internet, anda bisa langsung mendownloadnya dari rumah.

Jika tertarik dengan artikel atau ebook tentang belajar komputer yang saya maksudkan, silahkan klik disini atau gambar dibawah untuk informasi selengkapnya. Dan jika anda tidak dapat mendownload ebooknya, jangan khawatir karena saya akan mengirimkannya dalam bentuk CD langsung ke alamat rumah anda. Apabila ada masalah, maka silahkan ditanyakan dan saya siap membantu.

Ikuti petunjuk dan download ebooknya disini atau klik gambar dibawah.


belajar komputer

Pengaruh Kurang Ground [Sistem Grounding] pada Rangkaian Audio

Grounding
Sebenarnya apa saja pengaruh kurang ground pada sistem audio misalnya pada power amplifier? Untuk anda yang hobi merakit rangkaian elektronika, maka sudah saatnya untuk tidak meremahkan sistem grounding atau kegunaan ground bagi kelangsungan rangkain yang dibuat.

Dahulu saya sudah pernah membahas tentang dampak atau akibat dari sistem grounding yang jelek pada power amplifier, anda bisa membacanya pada tulisan: amplifier suara mendengung. Selain mengakibatkan dengung, ternyata ada dampak lain yang ditimbulkan akibat dari kurangnya grounding pada perangkat audio.

Kebetulan kemarin saya baru saja memperbaiki amplifier audio sistem, yang rusaknya suara jadi kayak robot (cacat) dan bahkan jika sudah panas maka amplifier akan mati. Tadinya saya curiga pada bagian tegangan yang tidak cukup untuk men-supply power amplifier, namun setelah di ukur ternyata semua tegangan dalam kondisi normal.

Dan cara terbaik untuk mengetahui bagian mana yang rusak adalah dengan mamisahkannya, yaitu bagian power, tone control, pre-amp, equalizer, serta bagian encoder saya test satu per-satu. Melakukan pengecekan per-bagian ini sangat membantu kalau kita mau melihat bagian mana yang mengalami kerusakan pada sistem audio, bahkan pada saat service barang-barang lain, metode ini akan tetap ampuh untuk diterapkan.

Setelah saya urut, ternyata tiap bagian normal. Lalu kenapa pada saat semua rangkaian digabungkan maka amplifier tidak dapat bekerja dengan optimal? Ini yang harus diselidiki. Dan setelah memperhatikan sistem grounding yang ada, saya baru sadar ternyata amplifier mahal dengan kualitas bagus ini memiliki sistem grounding yang sangat minim/ buruk.

Menyadari kalau grounding pada rangkaian tersebut masih kurang, segera saya menambahkan sejumlah ground wire untuk mendukung grounding yang sudah ada. Yang terpenting setiap bagian seperti encoder, equalizer, tone control, power amplifier, dan power supply mendapat ground yang baik terhadap body rangkaian.

Setelah semua grounding terpasang, saya coba kembali untuk menghidupkan rangkaian amplifier yang sudah saya revisi tersebut. Dan ternyata hasilnya tidak sia-sia, power amplifier sudah dapat berfungsi normal. Hal yang  tadinya di anggap sepele yaitu grounding, ternyata menyebabkan kerusakan jangka panjang.